Laptop
....cerita sebuah laptop.
[ based on the true story........]
…btw, saya pernah mengantar seorang teman mencari gadget di sebuah toko di bilangan Terban Yogyakarta. Untuk ukuran sebuah warung IT, toko E ( sebut saja begitu, red ) relatif sedehana dengan bangunan simple seluas tak lebih dari 50 m2 ,terletak di tepi jalan tepat di pojok masuk sebuah gang kampung.
Saking mojoknya ,bahkan pintu masuk toko hanya berjarak sekitar 1 m dari sudut pertemuan jalan dan gang. Sebuah kemasan luar yang unik.....
Mungkin seperti kebanyakan orang ( melayu,red ) yang sangat komunal dengan budaya ngobrol,ngerumpi,bercerita dari mulai hal yang positif nambah wawasan,pengalaman sampai ke hal hal yang negatif,suka berprasangka...,termasuk saya,....he...he...he ( bukan bermaksud men-generalisasi loh ). Ketika menggambarkan sebuah toko IT, mind set di pikiran kita adalah visualisasi/imajinasi ungkapan dari kata-kata canggih,modern,high class,up to date,luar negeri,impor. Tiba-tiba underestimate aja saya waktu teman saya minta tolong di temani untuk membeli perangkat IT di toko itu.Pada awalnya saya agak mencibir juga (...dlm hati,..:P ), emangnya di sana jual gadget canggih gitu? Tempatnya aja kecil masuk gang lagi....
Prasangka saya ternyata salah besar. Di mulai ketika baru masuk toko itu,ternyata ada seorang petugas pembuka pintu yang sangat menarik,ramah,pakaiannya seksi khas seperti SPG di pusat perbelanjaan yang menawarkan kursi pemijat sama om-om atau tante-tante yang kecapekan jalan-jalan tanpa membeli satu barangpun, dengan bahasa tubuh yang menggoda.
Ironi pertama,sebuah toko di pojok masuk gang kampung menggunakan jasa doorman yang seksi....:).
Kamipun dipersilahkan masuk dengan ramah, monggo mlebet mas,... dengan senyum yang ramah....jogja banget !!! *
*(masih ada sambungannya)
[ based on the true story........]
…btw, saya pernah mengantar seorang teman mencari gadget di sebuah toko di bilangan Terban Yogyakarta. Untuk ukuran sebuah warung IT, toko E ( sebut saja begitu, red ) relatif sedehana dengan bangunan simple seluas tak lebih dari 50 m2 ,terletak di tepi jalan tepat di pojok masuk sebuah gang kampung.
Saking mojoknya ,bahkan pintu masuk toko hanya berjarak sekitar 1 m dari sudut pertemuan jalan dan gang. Sebuah kemasan luar yang unik.....
Mungkin seperti kebanyakan orang ( melayu,red ) yang sangat komunal dengan budaya ngobrol,ngerumpi,bercerita dari mulai hal yang positif nambah wawasan,pengalaman sampai ke hal hal yang negatif,suka berprasangka...,termasuk saya,....he...he...he ( bukan bermaksud men-generalisasi loh ). Ketika menggambarkan sebuah toko IT, mind set di pikiran kita adalah visualisasi/imajinasi ungkapan dari kata-kata canggih,modern,high class,up to date,luar negeri,impor. Tiba-tiba underestimate aja saya waktu teman saya minta tolong di temani untuk membeli perangkat IT di toko itu.Pada awalnya saya agak mencibir juga (...dlm hati,..:P ), emangnya di sana jual gadget canggih gitu? Tempatnya aja kecil masuk gang lagi....
Prasangka saya ternyata salah besar. Di mulai ketika baru masuk toko itu,ternyata ada seorang petugas pembuka pintu yang sangat menarik,ramah,pakaiannya seksi khas seperti SPG di pusat perbelanjaan yang menawarkan kursi pemijat sama om-om atau tante-tante yang kecapekan jalan-jalan tanpa membeli satu barangpun, dengan bahasa tubuh yang menggoda.
Ironi pertama,sebuah toko di pojok masuk gang kampung menggunakan jasa doorman yang seksi....:).
Kamipun dipersilahkan masuk dengan ramah, monggo mlebet mas,... dengan senyum yang ramah....jogja banget !!! *
*(masih ada sambungannya)
Komentar
Posting Komentar